Inflasi AS menunjukkan sedikit perubahan pada bulan November, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan sikap kebijakan yang hati-hati hingga tahun 2026.
Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik 0,2% dari bulan ke bulan, sesuai dengan laju bulan Oktober dan perkiraan pasar. Data tersebut menunjukkan pendinginan bertahap dalam tekanan harga, bukan percepatan baru.
Tren inflasi inti tetap stabil, dengan indeks PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, juga naik 0,2% secara bulanan. Pergerakan dalam kategori utama beragam:
Kenaikan biaya energi mencerminkan volatilitas di pasar energi global, meskipun hal itu tidak mengubah tren inflasi secara keseluruhan.
Secara tahunan, inflasi PCE utama sedikit meningkat menjadi 2,8% dari 2,7%, sementara PCE inti juga sedikit naik menjadi 2,8%, sesuai dengan ekspektasi. Meskipun inflasi tetap di atas target 2% The Fed, laju yang stabil menunjukkan bahwa inflasi bergerak dalam kisaran yang teratur dan dapat diprediksi.
Dengan upah, permintaan konsumen, dan rantai pasokan yang menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, laporan November memberikan jaminan bahwa inflasi tidak akan meningkat kembali atau mendingin secara tiba-tiba. Pasar sekarang menantikan komunikasi Federal Reserve yang akan datang untuk panduan yang lebih jelas tentang waktu dan arah keputusan kebijakan di masa mendatang.

Harga Minyak Turun karena Kesepakatan AS-Iran Meredakan Kekhawatiran PasokanHarga minyak turun setelah kesepakatan baru antara Amerika Serikat dan Iran mengurangi kekhawatiran tentang gangguan pasokan energi global. Kesepakatan yang diumumkan oleh Presiden Trump ini bertujuan untuk mengakhiri permusuhan baru-baru ini, membuka kembali sepenuhnya Selat Hormuz, dan mencegah Iran memajukan program nuklirnya.
Detail Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Meningkat (24.06.2026)Pasar global tetap berada di bawah tekanan karena meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut mendukung dolar AS dan menekan mata uang utama serta logam mulia.
Detail Taruhan Kenaikan Suku Bunga Fed Memberi Tekanan pada Pasar (23.06.2026)Pasar global tetap berada di bawah tekanan pada hari Selasa karena ekspektasi akan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat lebih besar daripada optimisme seputar kemajuan dalam negosiasi AS-Iran.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!